memutuskan untuk menaikkan harga elpiji non subsidi kemasan 12
Kilogram, menyusul tingginya harga pokok elpiji di pasar dan turunnya
nilai tukar rupiah. Hal itu mengakibatkan kerugian perusahaan semakin
besar.
Namun, apa yang terjadi banyak kalangan justru menyalahkan pemerintah dengan kenaikan elpiji ini.
Menurut
pendapat saya, sebagai komoditas non subsidi, pemerintah sebenarnya
tidak berwenang untuk mengintervensi masalah harga tersebut. Terkecuali
jika yang naik itu elpiji 3 Kg, bisa jadi justru pemerintah disalahkan
dalam hal ini.
Saya juga berpendapat kenaikan ini diambil karena
Pertamina mendapat sorotan BPK mengenai kerugian pada tahun lalu.
Sebagai salah satu BUMN besar yang ada di Indonesia Pertamina dianggap
semakin baik kinerjanya, Pertamina kini dituntut untuk untung, karena
memang sebagai perseroan.
Apabila merugi, maka BPK akan masuk dan menganggap ada yang tidak beres. Disitulah sebenarnya akar dari persoalan tersebut. cek video
http://youtu.be/EmKn8B2IxE0
harga elpiji, kenaikan elpiji, tarif elpiji, harga elpiji 3kg, harga elpiji 12kg, harga tabung elpiji, harga tabung elpiji terbaru,
Read More
0 Responses to Alasan Kenaikan Tabung Elpiji
Post a Comment